Wisata Bahari ke Lokasi Transplantasi Terumbu karang

Bulan September 2009 (tepatnya lupa tanggal berapa. he he..), saya bersama 5 teman saya berwisata ke Dusun Jambi Anom Desa Medana Kecamatan Tanjung Kab. Lombok Barat. Niatnya sih pergi ber 8, tapi tiba” 2 orang batal ikut. dan kebetulan dua-duanya cowok, jadinya cuman saya yang cowok yang sisa 5 cewek semua, ambil hikmhanya aja bisa jadi yang paling ganteng. Liat aja ni buktinya. hii.. hi..

Perjalanan dari kota Mataram kurang lebih 1,5 jam. Begitu tiba di dusun Jambi Anom, kami langsung terkagum-kagum. Gimana ngga, pantainya bagus, ga kalah sama pantai-pantai lain yang ada di lombok. Kabarnya di sini adalah lokasi transplantasi yang paling sukses di pulau Lombok.
Disana kami bertemu dengan kadus (kepala dusun) dan masyarakat setempat, dan alhamdulillah mereka bersedia mengajak kami melihat lihat lokasi transplantasi di skitar teluk. Tapi kami mesti menunggu airnya pasang dulu. Nunggunya lumayan lama, sampe ada yg ketiduran juga. He.. He
Setelah menunggu kurang lebih 1 jam, tiba juga waktu yang di tunggu-tunggu. Kami semua naik ke atas boat. Dan berangkat menuju lokasi transplantasi.
Pas uda nyampe, saya langsung nyebur buat snorkling (snorkle nya pinjem punya nelayan.. Hi.. Hi)

Wah… Bner-bner mantap pemandangannya, mau coral yg alami atau yang hasil transplantasi sama indahnya.
Nih tak bagi fotonya.
Yang di bawah ini hasil transplantasi


meja besi media transplantasi

reefball media transplantasi

kalo yang di bawah ini yang alami



(fotonya hasil jepretan Arindra Victorio, waktu itu ketemu di sana. Dia dari Jakarta, sedang berlibur juga disana. Makasi ya ri fotonya)
kalo yang ini di ambil dari atas boat

Yang paling seru tu, waktu nelayannya bolehin kami foto-foto sama terumbu karang hasil transplantasinya. Tentunya kami tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. He.. He..


Sebenernya terumbu karang itu ga bole di pegang atau di sentuh, tapi karena ini terumbu karang hasil transplantasi yang ada tangkai besinya jadi ga apa apa. Tapi ga bole lama-lama.
Salut deh sama nelayan di sini, mereka masih sadar dan peduli dengan kelestarian terumbu karang , walaupun di tempat lain mungkin masih banyak nelayan yang belum sadar akan pentingnya kelestarian terumbu karang. Padahal itu kan buat mereka juga. (Coba semua nelayan kayak gini ya)
Setelah puas melihat-lihat kami pun kembali ke pinggir pantai. Capek juga si, apalagi waku itu mataharinya panas banget. Bagi yang takut kulitnya takut item, disarankan memakai sunblock terlebih dahulu. he…he..
Oh..iya.. Ada yang lupa, waktu itu disana juga sedang berlangsung acara sail indonesia (lanjutan dari acara sail bunaken), kapal-kapal dari berbagai macam negara berkumpul di skitar teluk ( walaupun ga sebanyak seperti yang di sail bunaken)
Bener-bener lengkap deh liburan waktu itu, walaupun singkat.
Comments(29)

